
BSIP Sulawesi Tengah Hadiri Gerakan Tanam Padi di Kab. Poso
Kementerian Pertanian terus berkolaborasi dengan berbagai pihak khususnya dengan pemerintah daerah dan TNI untuk berupaya melakukan akselerasi peningkatan produksi dan produktivitas padi termasuk penanaman padi pada lahan kering di lahan-lahan perkebunan. Guna mendukung swasembada pangan tersebut maka pada hari Selasa, 25 Maret 2025 telah dilakukan gerakan tanam padi lahan kering (tusip) di lahan perkebunan di Desa Saojo Kecamatan Pamona Utara Kabupaten Poso, tepatnya di lahan Kelompoktani Poru Jaya.
Upaya Kementerian Pertanian yang terus berkolaborasi tersebut disampaikan oleh Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Ditjen Perkebunan, Haris Darmawan, SE., M.Sc, pada saat kegiatan Gerakan Tanam ini. Direktur Hilirisasi juga menyampaikan harapannya agar penanaman ini tidak sekedar seremoni semata, namun diharapkan pihak TNI, Dinas dan penyuluh lapangan berkolaborasi mendorong petani melakukan penanaman terutama untuk yang sudah menerima bantuan benih. Ditambahkan pula bahwa sampai saat ini sudah disalurkan bantuan benih untuk pengembangan padi gogo di Kabupaten Poso untuk lahan seluas 1.260 hektar, dan berharap agar kelompok tani yang sudah menerima bantuan benih tersebut untuk segera melakukan penanaman. Lebih lanjut Direktur menyampaikan target tanam padi gogo yang dibebankan kepada Ditjen Perkebunan selaku Penanggung Jawab Nasional Satuan Tugas Pengembangan Padi Lahan Kering termasuk tumpang sisip (tusip) dengan tanaman perkebunan.
“Target tahun 2025 secara nasional untuk pemanfaatan lahan kering termasuk lahan perkebunan melalui penanaman padi gogo seluas 425.184 hektar, sementara untuk Sulawesi Tengah mempunyai target seluas 8.231 hektar,” urainya.
Di akhir sambutannya Direktur Hilirisasi memohon bantuan dan dorongan ke lapangan dari Pemerintah Kabupaten Poso, dalam hal ini Bapak Wakil Bupati, Dandim, Sekda, Kadis, agar target tersebut bisa tercapai.
Wakil Bupati (H. Soeharto Kandar) dalam kesempatan tersebut menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan ini, dan menyampaikan terima kasih kepada petani dan semua pihak yang telah berkerja keras dalam mendorong pembangunan pertanian. Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa sesuai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Poso salah satu sektor unggulan adalah pertanian, sehingga diperlukan dukungan dari Kementerian Pertanian, antara lain berupa benih, alsintan, dan kemitraan..
Kegiatan yang turut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Kabupaten, Dandim, Kadis Pertanian Kabupaten, Kabid Pangan Dinas TPH Provinsi, Kabid Perkebunan Provinsi, BSIP Sulteng, BPS, camat, penyuluh dan kelompok tani tersebut di akhiri dengan diskusi bersama.